Penalaran adalah proses berfikir yang bertolak belakang dari pengamatan indera yang menghasilkan beberapa pengertian dan proposisi sekaligus. Proposisi adalah arti dari kalimat itu dan bukan kalimat itu sendiri, tetapi hal yang dihasilkan oleh kalimat itu sendiri. Berdasarkan pengamatan indera yang sejenis, maka akan menghasilkan proposisi yang sejenis pula. Misalnya, logam 1 dipanasi dan memuai, loga 2 dipanasi dan memeuai, begitu juga seterusnya. Berapa pun banyak logam yang dipanasi, maka kita akan berpikir kalau semua akan pasti memuai. Hal di atas akan menyimpulkan sebuah prososisi yang baru dan dianggap benar dan dapat menyimpulkan sebuah proposisi baru tak diketahui sebelumnya. Hal ini akan membedakan antara 10 logam yang dipanasi memuai dengan semua benda dipanasi akan memuai. (Yulisa Farma)
& Komentar
Komentar RSS Lacak Balik URI Pengenal
Tinggalkan komentar









nalar itu untuk ilmu apa ajah ya mbaks…
Nalar itu bisa belajar di filsafat atau dasar-dasar logika…
Setuju nih ma mbak icha, memang paling penting buat filsafat kalo saya.
kalau di tempat kuliah gw, nalar itu nomer 1. Hehehehe.